Hidroponik Botol Bekas

Tips Sukses Menanam Menggunakan Teknik Hidroponik Botol Bekas

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai cara menanam tanaman hidroponik menggunakan botol bekas. Saat ini banyak sekali sampah plastik yang dibuang sembarangan. Masalah ini tentunya berdampak pada pencemaran lingkungan. Kita tahu kalau sampah plastic ini tidak bisa di uraikan dan sulit untuk membusuknya. Kalau di bakar justru asapnya dapat membahayakan kesehatan.

Salah satu sampah plastik yang paling banyak saat ini yaitu botol plastik. Apabila kita memiliki pemikiran inovatif maka alangkah lebih baik kalau kita memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Salah satu pemanfaatan botol bekas ini yaitu dapat dijadikan media hidroponik.

Menanam menggunakan sistem hidroponik ini merupakan langkah jitu demi mengurangi pencemaran lingkungan karena banyaknya sampah plastik. Kegiatan menanamtidak akan pernah merugikan, justru mampu menyegarkan lingkungan dan peluang dijadikan sebuah bisnis yang menjanjikan.

Nah, pada kesempatan ini akan dijelaskan langkah-langkah menanam hidroponik menggunakan media botol bekas :

  1. Tahap memilih botol plastik yang sesuai

Langkah awal memang anda harus memilih botol yang sesuai untuk jenis tanaman yang akan anda tanam. Sesuai disini yaitu harus sesusi dengan ukuran tanaman yang akan anda tanam. Untuk ukuran tanaman kecil maka anda dapat memanfaatkan botol ukuran di bawah 500 ml. kalau untuk tanaman ukuran sedang, anda dapat menggunakan botol bekas ukuran 1 liter. Kalau anda menanam tanaman ukuran besar maka dapat menggunakan ukuran botol 2 liter.

  1. Modifikasi bentuk botol bekas

Kita ketahui bersama kalau boto bekas biasanya akan mengecil pada bagian kepalanya. Kalau kita gunakan untuk menanam pastinya kita akan kesulitan sendiri untuk proses perawatan. Untuk itu kita harus memodifikasinya. Anda dapat memotong 1/3 bagian botol agar dapat seperti gelas besar. Kalau sudah memiliki bentuk seperti itu anda dapat leluasa merawat tanaman dengan maksimal.

  1. Memberi lubang sebagai drainase

Hal ini tidak boleh dilewatkan ketika akan menanam tanaman menggunakan botol bekas. Walau tanaman membutuhkan air, bukan berarti air terus menggenang di dalam botol. Hal ini justru membuat tanaman anda mati atau membusuk. Untuk itu dibutuhkan lubang pori-pori drainase agar aliran air dapat keluar dengan lancar.

  1. Menyiapakan media tanam

Mengingat media tanam hidroponik tidak menggunakan tanah maka ada bahan lain yang dapat anda gunakan yaitu sekam, serabut kelapa, pasir dan lainnya. agar seimbang maka anda dapat mencampur antara serbuk kayu, serabut kelapa halus , pasir, krikil dengan perbandingan 2:2:2:1. Silahkan campur semua bahan dan silahkan masukkan ke dalam wadah sampai penuh.

  1. Sistem pengairan

Inilah bagian dari inovasi yang dapat mempermudah anda dalam penyiraman tanaman. Untuk proses penyiraman anda dapat mendistribusikan air menggunakan selang kecil. Sistem ini sama seperti sistem impus yang berukuran kecil yang dilewatkan pada setiap botol sehingga air dapat mengalir dan mengucur di dalam botol.