Inovasi Teknologi di Pertanian

Inovasi Teknologi di Pertanian yang Paling Revolusioner

Pertanian merupakan salah satu bidang yang paling berpengaruh dalam menunjang kehidupan manusia sejak dahulu kala sampai saat ini. Indonesia juga termasuk negara yang kehidupannya tak lepas dari dunia pertanian karena memiliki tanah yang subur dan cocok untuk berbagai jenis tanaman.

Seiring perkembangan zaman maka banyak sekali para investor yang menemukan cara untuk mengembangkan pertanian dengan bantuan teknologi. Kali ini akan dijelaskan beberapa inovasi teknologi di pertanian:

  1. Aplikasi pemantau kesehatan tanaman

Dunia teknologi sudah berkembang sangat pesat. Kini untuk mengecek penyakit pada suatu tanaman maka anda tinggal menjepretnya. Dengan anda mengambil gambar sebuah tanaman maka anda dapat mengetahui kesehatan tanaman anda. Setiap penyakit pada tanaman terdapat pola visualnya, apakah itu virus, bakteri, terkena serangan hama, jamur atau kekurangan nutrisi. Dengan aplikasi canggih ini anda dapat mengenali berbagai jenis penyakit yang ada pada tanaman anda, sehingga anda pun dapat melakukan pencegahan.

  1. Drone Sawah

Drone ini sebenarnya berfungsi untuk mengabadikan foto. Saat ini sudah beralih fungsinya untuk para petani. Drone untuk pertanian ini diberi nama Hope yang memiliki fungsi untuk membantu menyemprotkan pestisida pada ladang persawahan lebih cepat dan efisien. Dengan memanfaatkan Hope, anda dapat menyemprot lahan satu hectare hanya dengan waktu kurang dari 30 menit. Penggunaan alat ini juga dipercaya ramah lingkungan.

  1. Piring daun

Piring daun ramah lingkungan  ini diciptakan di Jerman. Piring ini terbuat dari daun dan dapat bertahan selama kurang lebih satu tahun. Kita tahu kalau daun dapat terurai dengan mudah dengan tanah. Penggunaan piring daun ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik yang selama ini menjadi permasalah dalam proses penguraian.

Selama ini kita tahu kalau piring yang digunakan untuk mengemas sebuah makanan terbuat dari sterofom yang akhirnya sulit terurai ketika sudah di buang. Inilah alasan utama perusahaan dari Jerman yang menciptakan piring dari daun agar mudah terurai dengan tanah ketika sudah dibuang.

Piring ini terbuat dari lapisan daun yang kemudian dijahit dan disatukan dengan serat kelapan dan kertas daun. Tidak ada bahan kimia untuk proses pembuatan piring daun ini. salah satu yang menarik adalah piring ini dapat dicuci dan digunakan kembali sekitar satu tahun. Apabila piring ini dibuang tidak sampai satu tahun maka piring ini akan terurai dengan tanah.

  1. Tanaman pengganti lampu

Salah satu yang terpenting adalah menghemat energi. Saat ini terdapat inovasi teknologi di pertanian yang berhasil menciptakan tanaman bercahaya yang bisa anda gunakan untuk lampu. Untuk menghasilkan tanaman yang bercahaya tim peneliti itu menggunakan luciferase atau zat yang memberikan cahaya pada hewan kunang-kunang. Kemudian mereka membuat nanopartikel yang mengandung luciferin, luciferase dan coenzyume A demi menghasilkan efek yang anda inginkan. Selanjutnya, tanaman itu direndam dalam larutan tersebut  dan hasilnya tanaman tersebut dapat bercahaya selama 4 jam.