Budidaya Kelngkeng di Dalam Pot

Cara Budidaya Kelengkeng dengan Media Pot

Buah kelengkeng merupakan buah yang memiliki bentuk bulat dan kecil tetapi memiliki rasa yang manis. Hal inilah yang membuat banyak orang menyukai buah ini. buah ini hampir sama dengan buah leci, mulai dari segi ukuran, rasa, dan bentuk. Hanya dari segi warna dan tekstur kulit saja yang membedakannya.

Pada kesempatan kali ini akan membahasa mengenai budidaya tanaman kelengkeng menggunakan media pot. Walau memiliki ukuran yang kecil, namun bauh ini memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan. Buah kelengkeng mengandung vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, protein, zat besi dan masih banyak lagi.

Buah kelengkeng ini sangat baik untuk kesehatan mata, kesehatan tulang, antioksidan, sumber energy, mengurangi stress dan mampu meringankan sakit diare. Kita ketahui bersama kalau kelengkeng ini memiliki banyak jenisnya mulai dari diamond river, pingpong, dan Kristal.

Bagi anda yang ingin membudidayakan dan tidak memiliki pekarangan yang luas maka anda dapat menggunakan sistem Tabulampot yaitu menanam buah kelengkeng di dalam pot. Sistem ini memiliki keunggulan seperti tidak membutuhkan pekarangan luas, perawatan lebih mudah, mampu memperindah pekarangan anda.

Cara Budidaya Tanaman Kelengkeng

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan mengenai cara budidaya tanaman kelengkeng dengan media pot :

  1. Menyiapkan media tanam

Tanaman kelengkeng ini dapat ditanam menggunakan pot. Media pot yang digunakan yaitu berdiameter 40 sampai 100 cm. pada pot terdapat komposisi antara tanah lempung, pasir dan pupuk organik dengan perbandingan 35%: 30%: 35 %. Pada tahapannya silahkan masukkan pupuk kandang ke dalam pot, kemudian diisi dengan pasir halus dan kemudian tanah. Silahkan siram dengan air dan selalu kondisikan media tetap lembab. Media pot pun sudah siap ditanami dengan buah kelengkeng.

  1. Pemilihan bibit tanaman kelengkeng

Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas anda pun dapat membelinya di sebuah toko pertanian. Apabila anda ingin membuat bibit kelengkang sendiri maka anda dapat melakukannya dengan sistem cangkok atau sambung. Untuk itu silahkan memilih induk yang berkualitas, memiliki buah yang banyak dan tidak terserang hama atau penyakit.

  1. Pemeliharaan tanaman kelengkeng

Setiap orang pasti menginginkan kalau tanamanya cepat tubuh dan berbuah lebat. Tanaman kelengkeng dari hasil perbanyakan cangkok akan berbuah ketika sudah 1sampai 4 tahun di tanam. Intinya cepat atau lambat tanaman ini berbuah bergantung dari proses perawatan anda. maka dari itu anda harus memperhatikan pada proses perawatannya agar cepat berbuah. Perawatan tanaman klengkeng ini yaitu dengan penyiraman secara rutin, pencahayaan yang cukup, penyiangan, pemangkasan dan penyemprotan agar terhindar dari hama dan penyakit.

Pemanenan Tanaman Klengkeng

Proses pemanenan tanaman buah kelengkeng yang sudah matang. Perlu anda ketahui bersama kalau kelengkeng ini merupakan buah non klimakterik yang artinya buah yang dipanen tidak terdapat perubahan respires. Jadi pada proses pematangan tidak ada perubahan rasa, warna dan aroma. Jadi ciri-ciri buah kelengkeng yang siap dipanen yaitu buah sudah besar, warnanya kuning kecoklatan cerah dan memiliki rasa manis.